Selasa, 22 September 2015

ILMU WISIK

ARIZAL
zal.ari99@yahoo.co.id
0813 6798 2143

Assalamu’alaikum wr wb…. Segala puji bagi Allah Tuhanku dan Tuhan segala yang menjadi isi semesta ini. Yang mengumpulkan hati kita yang terserak dalam keindahan silaturahim. Semoga sholawat dan salam tetap dicurahkan kepada Junjungan kita Penutup para Nabi, pemilik Syafaat yang Utama, Pemilik rahasia Ketuhanan, Cahayanya cahaya.

Kampus Wong Alus yang kami muliakan……

Mohon dengan sesepuh/pinisepuh KWA kami ingin berbagi kepada sedulur semua di KWA untuk mempelajari ilmu ini untuk menambah perbendaharaan ilmu bathinnya maupun dijadikan sebagai pegangan. Tapi sebelumnya saya mohon maaf pada semua sedulur/keluarga besar KWA dimanapun berada. Ilmu ini sy dapatkan dimagelang disebuah pesantren disana ini ilmu sejenis ilmu laduni tingta tinggi saya bisa belajar teknologi tanpa guru ya atas wasila keilmuan ini…..atas kebesaran allah smua bisa saja terjadi…tergantung kita mau niat kuat utk…..man jadda wa jadda. waddunya ya’ti wala yu’ ta..mudah2 an baroka buat sedulur semuanya sy hanya ingin berbagi…pada semua mahluk ciptaan allah.

A.  UMUM

 Petunjuk ini hanya untuk yang beragama Islam.

Untuk memulai pengamalan Ilmu Wisik ini harus pada malam Rabu Wage.

Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum memulai pengamalan :

1 ( satu ) botol air aqua ( merek apa saja )

Parfum minyal/wangi merek apa saja, asalakan tidak beralkohol ( non alkohol).

 Langkah-langkah dalam pengamalan harus berurutan, tidak boleh terbolak-balik.

 B.  PEMBANGKITAN DAN PENGISIAN

Pada  malam  rabu  wage  (sangat  baik  jika  dilaksanakan  pada  jam  1200    tidak boleh lewat jam 300 ). Harus mandi besar dan berwudhu.  Setelah  mandi  kenakan  pakaian  yang bersih dan gunakan parfum/minyak wangi yang non alcohol.

Laksanakan sholat hajat minimal 2 roka’at , setelah jangan pindah dari sholaat tesebut, laksakan langkah ke-4

Ambil ATAU BUATLAH DAHULU WIFIKNYA 1 ( satu ) lembar Wifik dan peganglah dengan tangan kanan. Pandang dan perhatikan Wifik tersebut secara seksama. Pada saat dipandang harus terlihat/terbaca, adapun bentuk Wifik tersebut adalah sebagai berikut :

 PERHATIKAN POSISI ATAS, KANAN, BAWAH,  KIRI

Sambil  memandang/melihat  wifik  tersebut,  bacalah  Surat  Al-Fatihah   sebagai

berikut ditujukan kepada :

 a.   Rosulullah  Muhammad  SAW  beserta  seluruh keluarga dan para sahabatnya.

      1x, lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

b.   Nabi Kahidir Alaihissalam 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

c.   Nabi Musa Alaihissalam. 1x lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

d.   Malaikat Moqorrobin, khususnya Mlaikat Jibri, Mikail, isrofil, izroil. 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

e.   Sayyidina Abu Bakar, Umar, Usman, Ali. 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

f.    Syeck Abdul Qodir Jailani. 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

g.   Wali Songo khususnya, Syeck Sunan Kali Jaga. 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

h.   Semua oaring Islam, Para jin Islam baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal, khususnya untuk Bapak dan Ibu kandung, kakek, nenek, para guru dan gurunya para guru. 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

i.    Untuk terkabulnya do’a dan permohonan maka bacalah do’a ini : “Ya Allah Saya Mohon Dikaruniai Ilmu Laduni, Ya Allah Saya Mohon Diberi Ilham Dan Petunjuk, Ya Allah Saya Mohon Dikaruniai Kemampuan Melihat Alam Jin, Ya Allah Saya Mohon Kepekaan Bathin Dan Qolbu Saya Untuk Menembus Alam Malakut, Ya Allah Saya Mohon Dibukakan Tabir Penutup Antara Diri Saya Dengan Alam Gaib, Ya Allah Saya Mohon Dikaruniai Ilmu-Ilmu Yang Bermanfaat, Ya Allah Kabulkanlah Do’a Dan Permohonan Saya” ( do’a diulang 3x, dihayati, diresapi dan penuh kesunguhan ), lanjutkan menbaca “Bihurmatil Fatihah”. Lalu baca Al-Fatihah 1x. lalu tiupkan sekali kewifik tersebut.

 Wifik  dimasukan   dalam  botol  yang  berisi  air  aqua ( awas ! posisi atas, kanan, bawah, kiri haruslah sama.

 Minimlah air wifik tersebut satu gelas.

Selanjutnya lakukan sikap semedi. Bersemedi ini boleh dilakukan dengan sikap duduk bersila, duduk bersimpuh, duduk dikursi, ataupun berbaring yang penting tangan bersedekap ( tangan melingkar dibadan seperti saat kita sholat ), namun sesantai/serilek mungkin, agar bisa khusuk.

 Laksanakan Tarekat Sataria Sunan Kali Jaga, dengan cara ucapkan lafaz : “LA~ILA~HA~IL~LALLAH” lalu ucapkan lafaz ALLAH  ( ﷲا).langsung ada dipusar, lalu gerakan dari pusar keotak ( melingkar di otak dari kanan kekiri), lalu turun kejantung/qolbu/bathin. Lakukan sebanyaki.33x.

 Lihat gambar berikut ini :

 8.      Baca Ayat Kursi 3x.

9.      Hentakan telapak kaki kanan kebumi/kelantai 3x. pada saat menghetakan kaki kanan kebumi tidak perlu berdiri, cukup kaki kanan saja yang diangkat.

10.  Lalu membaca Asma’ Nuraniya. 7x, adapun asma’ tersebut adalah sebagai berikut dibawah ini :

 AMSHONIHIN ARHAMIN SALATHISIN YALAARIIHIN SAHLAALIHIN ‘ANAA SALIIMIN SALAAMIN BAHROOSIININ BAHA BIHIIHIN IBROONIIHIN “ABROONAY NIHIN ASLAAMIININ INMAASIININ KANHAAHIIHIN QOSROONIIHIN ‘ALAA NIIHIN SULTHOONIIHIN. ‘AMSHONIYYAH YISROONIYAH QOHROONIYAH NAHROONIYAH AHLAANIYAH YAQSHONIYAH ‘ARNAANIYAH. ROOMANISIIN AHROOMIISIN A’LA KALMASIN MUTHO ‘IN AMIN KAAF HAA YAA A’IIN SHOD, THOOHAA, THOO SIIN MIIM,  THOO SIIN, YAASIIN, ALIF LAAM MIIM ROO, ALIIF LAAM ROO, HAAMIIM, HAAMIIM, A’IN SIIN QOOF, QOOF WAL QUR AANIL MAJIID, SHOOD WAL QUR AANI         DZI DZDZIKRI  WATHTHUURI WA KITAABIM MASTHUURIN, NUUN WAL QOLAMI WAMAA YASTHUURU.

 Selanjutnya bezikr/membaca dalam hati/qolbu/bathin, lafaz ini : “Allah Al-Haq”   (   ﷲﺍ   ) tanpa hitungan semakin banyak dan semakin lama akan semakin baik.

Catatan :

ò     Proses pembangkitan dan pengisian ini di lakuakan selama 7 malam berturut-turut, sejak malam rabu wage sampai dengan malam selasa kliwon. Pada malam kamis kliwon-malam senin wage tidak harus mandi.

ò     Sisa air di aqua agar digunakan untuk minum, pagi, siang dan malam. Jika Anda sedan gpuasa di minum saat sahur dan berbuka. Air dalam botol sisakan sedikit saja , selanjutnya di isi lagi, air secukupnya untuk proses pembangkitan dan pengisian malam selanjutnya

ò     Wifik di dalam botol tidak boleh diambil, sehingga pada akhir proses pembangkitan dan pengisian di dalam botol tersebut akan ada 7 wifik, jiak proses proses pembangkitan dan pengisian telah selesai, ke-7 wifik tersebut dibakar atau di pendam di dalam tanah. ( Peringatan !!! : air dan wifik jangan sampai tersentuh anak kecil, karena akan menimbulkan dampak pengaruh bathiniah ).

ò     Pada saat melaksanakan zikir “Allah Al-Haq”, kemungkinan besar tangan dan tubuh Anda akan bergerak-gerak. Ikuti gerakan tersebut jangan di tahan, apabila gerakan tersebut menjadi keras dan cepat agar dihentikan, selanjutnya bersikap semedi lagi dan langsung bezikir dalam hati “Allah Al-Haq”.

ò     Pada malam selasa kliwon Insya Allah bila di izinkan Allah maka Anda akan Jika melihat mahluk halus apapun wujudnya ( bahkan wajahnya sama pesis dengan diri Anda ), segerahlah beri salam “Assalamu’alaikum”. Apabila ia memnjawab berarti muslim, maka dapat diajak dialog seperlunya sebagai latihan dan jika telah selesai Anda bisa meminta dia secara baik-baik untuk pergi.namun jika tidak menjawab, bahkan wajhny menjadi seram, segerahlah disuruh pergi, karena akan menganggu proses latihan. Jika tidak mau pergi bacakan “GHORIL MAGHDUBI” agar ia segerah pergi.

ò      Jika anda mendapatkan bisiskan,baik bisikan itu dari makhlk halus yang menampakan wujudnya (Jin, Saudara kembaran diri, Malaikat), bisikan lewat suara, bisikan yang langsung dalam hati/bathin/qlbu ataupun bisikan lewat mimpi, maka ikuti dan laksanakan bisikan tersebut sepanjang tidak bertentangan dengan sariat islam dan aturan hidup bermasyarakat Bila anda merasa ragu tanyakan/dialog dengan bisikan tersebut. Agar anda tidak lupa dengan isi bisikan tersebut maka segera catat dikertas.Bisikan tidak selalu datang pada saat anda melaksanakan amalan ilmu wisik ini, tetapi bisa juga datang pada saat dan keadaan apapun juga, seperti saat bekerja, makan, santai, dll.

Jika anda telah sering memperoleh bisikan/ ilham / petunjuk itulah bagian dari ilmu laduni.

òPeringatan : wanita yang sedang berhalangan / haid tidak diperbolehkan       melaksanakan proses dan pembangkitan ilmu ini. Supaya dilaksanakan pada kesempatan lain.

 C.  RIYADLOH/LATIHAN/PENGASAHAN

Setelahmelaksanakan  proses  pembangkitan  dan  pengisian,  selanjutnya  laksanakan

latihan / pengasahan secara rutin, sbb :

 1.          Berwudlu’ ( wanita yang sedang haid tetap harus berwudlu’ )

2.          Lebih jika mengenakan minyak wangi.

3.          Lebih baik jika sholat hajat, kecuali yang sedang haid.

4.          Pegang Wifik baca Al Fatihah dengan cara seperti tersebut no. B. 4

5.          Sambil memandang Wifik, baca Al-Fatihah  dengan  cara  seperti tersebut no.B. 5

6.          Selanjutnya Wifik dapat diletakkan disajadah atau persis ditempat kita sujud atau disimpan dalam saku baju.

7.          Lakukan semedi seperti tsb. No. B. 9

8.          Baca ayat kursi 3 kali

9.          Membaca Asma’ Nuraniyah 7 kali seperti tersebut no. B. 12

10.      Berdzikir “ Allah Al Haq  “ dalam bathin.

Catatan :

ò     Wifik harus disimpan sebaik-baiknya/dipelihara, karena selalu digunakan dalam latihan/pengasahan .

 D.  PENJELASAN TAMBAHAN

 1.      Hilangkan rasa takut, seperti takut melihat jin, takut kerasukan jin, dll, karena perasaan takut akan menghambat penguasaan ilmu ini.

2.      Untuk mempercepat penguasaan :

 F     Laksanakan latihan ditengah malam.

F     Lebih cepat jika dilakukan ditempat yang tidak beratap/diluar rumah, cukup pada saat berdzikir “ALLAH AL HAQ” PINDAH KELUAR RUMAH .

F     Sambil menahan napas lihatlah gelap sampai kelihatan terang, dan lihatlah terang (seperti : Lampu bolamp, nyala lilin, bintang, bulan, sinar matahari pagi, dll.) sampai kelihatan gelap.

F     Biasakan mandi fajar / mandi besar menjelang subuh.

F     Biasakan untuk berdzikir dalam bathin “ALLAH Al HAQ” Atau “Allah” dimanapun saja, kapan saja dan dalam keadaan apapun juga.

F     Berlaku sabar, tidak mudah emosi dan marah, karena amarah akan menutup kepekaan bathin.

Dengan    mengharap  ijin   dan   ridho  Allah  SWT.  Kami jamin   anda   sekalian akan menguasai Ilmu ini.

 E.   TATA CARA PEWARISAN ILMU

 Kunci ilnu wisik ini dapat diwariskan kepada anak cucu, yaitu apabila anda telah menguasai ilmu ini, tulislah wifik seperti yang kami berikan tersebut sebanyak 8 lembar dengan menggunakan tinta minyak campuran Misik, Mawasr, Jakfaron. Selama menulis lakukan tarekat Satariyah. Selanjutnya masing-masing wifik dibacakan Al Fatihah seperti tersebut no. B. 4dan B.. 5 ditambah 1 Al-Fatihah khusus untuk Anak yang akan diwarisi Ilmu tersebut. Selanjutnya anak tersebut, disuruh mengamalkan Kunci Ilmu Wisik ini.

 F.   PANTANGAN

 Tidak  ada  pantangan  apapun  dalam  mengamalkan  Kunci  Ilmu  Wisik ini,  kecuali

Pantangan   yang  diperoleh  daribisiskan.  Namun  demikian  Kunci  Ilmu  ini  sangat

dipengaruhi tingkat keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

 ﷲا SELAMAT MENGAMALKAN SEMOGA ALLAH MERIDHOI.AMIN  ﷲا

Selamat mengamalkan, semoga Allah SWT, meredhoi dan memberi curahan rahmat dan taufik hidayah-Nya serta keselamatan di dunia dan akherat kepada kita semua. Akhirnya kami mohon maaf bila ada kesalahan, baik di sengaja maupun tidak di sengaja, karena ada pepatah yang mengatakan  “Tidak Ada Gading Yang Tak Retak”.

 Semoga bermanfaat. Jazakumullah bi ahsanil jaza.Terima kasih sesepuh, pinisepuh KWA serta keluarga besar KWA dimanapun berada mohon bantuan koreksinya, untuk memudahkan semua keluarga besar KWA yang tercinta. Semoga hubungan ini bisa terjalin dengan baik sesuai apa yang di redhoi oleh Allah, semoga sukses selalu. Amiin Ya Robbal ’Alamiin.  Wassalamu ‘alaikum wr. wb. @@@

INILAH WIFIK YANG DITULIS…YA TULIS SENDIRI BS SESUAI YANG DISEBUTKAN DIAKHIR PENJELASANNYA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar